SUMENEP – Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa Indonesia hingga saat ini masih menganut Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), di mana TNI berperan sebagai komponen utama pertahanan negara yang didukung oleh seluruh komponen bangsa. Implementasi sistem tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan Bakti TNI yang melibatkan pemerintah daerah, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Danrem saat menghadiri silaturahmi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh budaya di Gazebo Swimming Pool Hotel Myze, Jalan Arya Wiraraja, Gedungan Timur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Kamis (02/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat Madura, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem menjelaskan bahwa semangat Sishankamrata menempatkan rakyat sebagai kekuatan pendukung utama dalam sistem pertahanan negara. Oleh karena itu, TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah, tetapi juga hadir membantu mengatasi berbagai persoalan masyarakat melalui program-program pengabdian yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

“Kita masih menganut Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta atau Sishankamrata. Dalam sistem ini, TNI sebagai komponen utama pertahanan negara siap menggelar berbagai kegiatan Bakti TNI bersama seluruh komponen bangsa. Melalui kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat, kita dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat,” tegas Danrem.

Menurut Danrem, Program Bakti TNI untuk Rakyat Madura merupakan salah satu wujud nyata implementasi Sishankamrata yang mengedepankan sinergi dan kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Antusiasme masyarakat Sumenep terhadap kehadiran Danrem dan Program Bakti TNI untuk Rakyat Madura terlihat sangat tinggi. Kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, serta unsur organisasi kemasyarakatan menjadi bukti dukungan terhadap upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dukungan juga disampaikan budayawan sekaligus penyair nasional, KH. D. Zawawi Imron. Menurutnya, Program Bakti TNI untuk Rakyat Madura merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui TNI yang selalu dekat dengan masyarakat.

“Kami menyambut baik berbagai Program Bakti TNI untuk Rakyat Madura. Ini adalah bukti bahwa TNI hadir di tengah rakyat, mendengar aspirasi masyarakat, serta ikut membangun harapan dan masa depan Madura. Semoga sinergi yang telah terjalin semakin kuat dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Sumenep,” ujarnya.

Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa semakin erat, sehingga semangat gotong royong dalam kerangka Sishankamrata dapat terus menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Kabupaten Sumenep yang aman, maju, sejahtera, dan bermartabat.
.
#puspentni
#tni_angkatan_darat
#dispenad
#kodam5brw
#tniprima
#mantap
#aman
#terbaik
#adaptif
#profesional
#korem084bjpeduli
.
@Kohir
@kodam5brw
@tni_angkatan_darat