img_8791Surabaya (06/10)Beberapa tahunterakhir jumlah pengguna teknologi komunikasi yang dikenal dengan Handphone (hp) atau Gadget,alat komunikasi ini bukan lagi suatu barang mewah di kalangan masyarakat dari berbagai lapisan sosial hingga merambah  sampai di pedesaan. Satgas TMMD Ke-97 bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Gresik mendukung masyarakat Desa Ngabetan untuk meneruskan ilmu yang diberikan pada pelatihan service HP selama 10 hari sejak tanggal 26 September kemarin sampai dengah hari ini dalam acara penutupan.

Penggunaan HP bisa menjadi peluang usaha counter HP serta penjualan perangkat Selular lainnya, pada masa sekarang ini usaha counter HP banyak didominasi di daerah perkotaan, seperti yang dikatakan dari Ibu Diah selaku perwakilan dari Disnaker Pemkab Gresik. Pada kesempatan tersebut Beliau mengatakan pelatihan selama 10 hari secara gratis yang digelar di Balai desa Ngabetan merupakan bentuk kepedulian Pemkab kepada warga desa, terutama para pemuda yang ingin memiliki keahlian tentang ketrampilan bongkar pasang selular/HP, selain itu Pemkab Gresik tidak tanggung-tanggung dalam mendukung ketrampilan warga masyarakatnya, setelah pelatihan ini ada kegiatan lanjutan untuk servis HP yang akan dilaksanakan di Kantor Balai Latihan Kerja Disnaker Gresik. Selain servis HP, Disnaker juga membuka pelatihan servis S.motor, otomotif (Mobil) dan Komputer. Pelatihan servis Hp lanjutan bertujuan untuk memperoleh sertifikasi, sehingga nantinya dapat dipakai untuk melamar pekerjaan atau membuka Counter Hp. “Saya selaku mewakili Kepala Disnaker memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak TNI dalam hal ini Satgas TMMD Ke-97 Kodim 0817/Gresik dengan Universitas Surabaya (Unesa) selaku pemberi materi, tanpa 2 instansi ini kegiatan pelatihan ini tidak akan berjalan dengan baik dan lancar saya berharap materi yang diberikan oleh pengajar dari Unesa dapat bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari”pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Dandim 0817/Gresik yang diwakili oleh Pasiter Kodim Kapten Inf.Prasetyo H. menyampaikan terima kasih serta apresiasinya atas partisipasi dan minat warga masyarakat desa Ngabetan dalam mengikuti pelatihan ini sampai selesai. Harmonisasi antara Satgas TMMD, Disnaker, Unesa dan Masyarakat setempat sangat menarik sehingga kegiatan selama 10 hari ini berjalan dengan baik. Kegiatan pelatihan servis Hp ditutup oleh Pasiter Kodim dan diikuti 30 orang masyarakat desa Ngabetan.