penyuluhan-sanitasi-3Surabaya (04/10)- Kenapa kita harus hidup bersih dan sehat, hidup bersih dan sehat merupakan awal dari untuk menciptakan Lingkungan masyarakat bersih yang bebas penyakit.Hal tersebut disampaikan oleh Hamdani Mustafa selaku pemberi materi Penyuluhan Sanitasi kegiatan Penunjang TNI dalam kegiatan TMMD Ke-97 di desa Ngabetan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Berkaitan dengan Program TMMD Ke-97, Kodim 0817/Gresik bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik melaksanakan penyuluhan Non fisik kepada masyarakat desa.

Pada penyuluhan tersebut Hamdani mengatakan bahwa “Hidup bersih dan sehat merupakan suatu kebiasaan yang harus dibiasakan, lingkungan pedesaan seharusnya memiliki lingkungan yang masih alami dengan Oksigen (O2) yang masih fresh, tentunya dengan diimbangi oleh kebiasaan masyarakat desa yang positif dalam arti membiasakan untuk hidup bersih.”pungkasnya.

Kebiasaan tersebut diawali dengan lingkungan rumah masyarakat sendiri. Dinas Kesehatan Gresik mencanangkan daerah pedesaan sudah bebas ODFC (Open Defecation Free) yang artinya Stop buang air besar sembarangan, masyarakat desa Ngabetan harus memiliki Sanitasi (Budaya hidup bersih agar tidak membuang kotoran untuk menjaga kesehatan) yang ramah lingkungan sesuai dengan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

Lebih lanjut pengantar STBM dari Dinkes ini juga mengatakan Daerah pedesaan di Gresik mayoritas tidak memiliki sungai karena sistem pengairan berasal dari irigasi tadah hujan, untuk itu tidak ada alasan masyarakat untuk BAB sembarang tempat, dari pihak TNI bahkan pernah mencanangkan 1000 Jamban bagi masyarakat desa, tentunya kegiatan tersebut sangat diapresiasi karena sangat positif untuk membantu masyarakat desa hidup sehat, dengan catatan diimbangi dengan kesadaran masyarakat itu sendiri dalam menyikapinya, harapan saya setelah adanya penyuluhan ini masyarakat dapat semakin mengerti tentang artinya hidup sehat untuk diajarkan kepada anak-anaknya dalam membiasakan hidup sehat.

Kegiatan penyuluhan ini diikuti 130 orang yang terdiri masyarakat desa, perangkat desa dan Kader Posyandu desa Ngabetan. Kegiatan ini berlangsung ramai dan meriah. (Penrem084/TI).