Korem 084/BJ Melaksanakan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial 

Surabaya – Dalam upaya meningkatkan kesiapan prajurit dalam pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat, Korem 084/Bhaskara Jaya melaksanakan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan (Binsiap Apwil) dan Kemampuan Teritorial (Puanter) Triwulan III Tahun 2016, bertempat di Aula Makorem  Jl. Ahmad Yani No. 1 – Surabaya, Kamis (04/08).

2Kegiatan bidang Teritorial yang dilaksanakan pada setiap triwulan tersebut, diikuti oleh seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya, dengan tujuan dapat terpeliharanya sekaligus meningkatkan kemampuan Aparat Komando Kewilayahan dalam menjabarkan dan mensosialisasikan Pembinaan Teritorial diwilayahnya.

Dalam Sambutannya Danrem 084 Bhaskara Jaya yang disampaikan oleh Mayor Inf  Suwardono Selaku Pjs. Kasiter Korem 084/BJ menyampaikan tentang pentingnya sosialisasi ini kepada prajurit Kowil agar nantinya bisa lebih memahami tugas dan fungsinya, sehingga tidak terjadi keraguan dalam mengaplikasikannya di lapangan. “Aparat kewilayahan perlu memahami dan mampu melaksanakan tugas pembinaan teritorial agar memiliki kesamaan langkah dan tindakan dalam melaksanakan tugas”, tegas Danrem.

Pada kesempatan itupula langsung memberikan materi sikap teritorial kepada para Babinsa, hal ini adalah untuk memelihara kemampuan teritorial dan selain itu mereka juga harus memiliki 8 sikap teritorial. Kemampuan teritorial diantaranya, kemampuan temu cepat atau lapor cepat, managemen teritorial, penguasaan wilayah, pembinaan perlawanan rakyat, dan kemampuan komunikasi sosial, Sedangkan, yang termasuk ke dalam 8 sikap teritorial adalah murah senyum, tegur sapa, rasa hormat dan terima kasih, kenali adat istiadat, larut diri di setiap lapisan masyarakat, positif dalam tata susila, kesediaan untuk membantu, dan selalu ikut dalam kegiatan keagamaan. Kita harus memiliki semua itu, hanya dengan semua sikap itu kita sudah bisa menjadi Babinsa yang tauladan. Kita adalah bagian dari masyarakat, jadilah sosok terpenting di lingkup kehidupan masyarakat wilayah binaan.” jelas Danrem.

Danrem dalam sambutannya juga menegaskan bahwa Babinsa yang merupakan garda terdepan dalam tugas kewilayahan bagi TNI- AD wajib meningkatkan kesiapan Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial, selain itu diperlukan kemampuan dan ilmu teritorial dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini.

 Pasi Bhakti TNI Korem 084/BJ Mayor Inf Heri Utomo  menambahkan,“kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya peningkatan kemampuan Apkowil melalui kegiatan Binsiap Apwil dan Puanter yang diselenggarakan setiap triwulan. Untuk itu agar para Babinsa senantiasa mendengarkan, menyimak, memahami dan mencermati setiap materi yang akan disampaikan oleh narasumber sehingga dapat mengimplementasikan pada saat pelaksanaan tugas di lapangan.

Sasaran penyelenggaraan Binsiap Apwil dan Puanter ini diharapkan kepada anggota agar lebih memahami dan mampu melaksankaan tugas kewilayahannya sehingga dalam melaksankan tugasnya tidak ada keraguan dalam mengaplikasian atau melaksanakan tugas di lapangan, dengan demikian hasil yang dicapai oleh anggota di lapangan dapat optimal, efektif dan efesien, serta dapat meningkatkan kemampuan Prajurit dalam melaksanakan tugas dengan menjabarkan serta mensosialisasikan Binter di wilayahnya. Dalam tugas seperti ini dibutuhkan sosok soerang Prajurit yang memiliki mental, disiplin, semangat yang tangguh dan profesional serta dapat berintegrasi dengan komponen masyarakat untuk melaksanakan tugas di satuan komando kewilayahan di jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya.

Untuk materi Binsiap Apwil dan Puanter yang diberikan dalam kegiatan ini diantaranya Lima Kemampuan teritorial, Metode Binter, Pengetahuan terorisme, Pengetahuan Bencana Alam, pemberi materi para Pa Staf Korem 084/Bhaskara Jaya.

Materi-materi tersebut berpedoman pada UU No. 3 Tahun 2002 tentang Hanneg, UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, yang bertujuan untuk memberdayakan wilayah, menyiapkan segala sesuatu agar di jadikan sebagai pendukung pertahanan negara di darat dan mampu mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, (Pen84).