nobar-2Surabaya(19/12)- Antusiasme masyarakat akan keingin tahuan kehidupan Satgas TNI yg tergabung di UNIFIL di Libanon sangat tinggi. Korem 084/Bhaskara Jaya bersama jajarannya mengadakan nonton bareng pemutaran perdana film I Leave My Heart in Lebanon bersama FKPPI,Mahasiswa masyarakat dan siswa-siswi dari beberapa SMA di kota Surabaya, hal itu merupakan wujud suatu dukungan Korem sebagai satuan Komando Teritorial kepada TNI khususnya agar seluruh masyarakat, para pelajar mengetahui suka-dukanya menjadi prajurit TNI saat diterjunkan didaerah konflik antar Negara yang tergabung dalam Pasukan perdamaian PBB (UNIFIL).

Film yang diproduksi TB Silalahi Pictures berkisah tentang para tentara Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian Internasional yang dikenal dengan sebutan pasukan Garuda, menjaga perdamaian di tengah konflik suatu negara. Penayangan film ini menyedot animo penikmat film Indonesia khususnya para mahasiswa, anak2 sekolah dan KBT, tak kurang 100 tiket lebih di setiap penayanganya dibagikan secara gratis. Pemutaran film ini berlangsung selama 3 hari di salah satu Mall besar Surabaya yaitu City Of Tumorrow (CITO) dan Surabaya Town Square (SUTOS). Acara nonton bareng ini sendiri digelar secara gratis oleh Korem 084/BJ yang merupakan salah satu bentuk bakti TNI kepada masyarakat.

Acara Nonton bareng itu sendiri berlangsung ramai dan meriah seperti yang disampaikan oleh salah satu Mahasiswa yakni M.Rizal Alfian dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) “Saya senang ya, ini positif sekali. Antusiasme masyarakat ini cukup bagus dan kami berharap ini dapat memperkenalkan tugas yang dilaksanakan TNI, film ini juga berpesan bahwa perang itu merusak perdamaian dunia, tidak ada hal yang baik didalam suatu peperangan, selain itu mengandung pesan moril yaitu “tugas Negara harus didahulukan diatas kepentingan pribadi maupun golongan”pungkasnya.

Film ini dibintangi Boris Bokir, Revalina S. Temat, Baim Wong, Dedy Mizwar, Tri Yudiman dan artis Lebanon, Jowy Khoury ini memperkenalkan profesi TNI kepada masyarakat dan merupakan kisah nyata dari Satgas Perdamaian Pasukan Garuda XXIII UNIFIL di Lebanon.(Penrem084/TI).