Gresik, SIGAP88 (20/09)-TMMD merupakan program lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat, guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di kota Gresik dan sekitarnya. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jatim dalam amanatnya yang dibacakan oleh Bupati Gresik Bpk. H.Sambari Halim pada pembukaan kegiatan TMMD ke-97 bertempat di halaman kantor Pemda Kabupaten Gresik. Tema yang diangkat pada TMMD ke-97 adalah “Dengan semangat kemanunggalan serta kerjasama dan lintas komponen Bangsa,kita tingkatkan percepatan pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan rakyat” Dalam amanatnya Gubernur menyampaikan program TMMD berfungsi sebagai sarana mengukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa yaitu mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah serta percepatan pembangunan desa, “Saya berharap dengan berbagai kegiatan selama 30 hari kedepan menghasilkan perubahan yang optimal guna mempercepat pembangunan didaerah pelosok jawa timur”pungkasnya. Lebih lanjut Gubernur yang lebih akrab dipanggil Pak de Karwo ini mengharapkan agar para unsur pelaksana dilapangan yaitu jajaran Pemerintah kabupaten kota, kecamatan dan desa serta masyarakat setempat pada saat pelaksanaan harus ikut berperan aktif untuk mensukseskan pelaksanaan TMMD yaitu dengan melaksanakan kordinasi dengan pihak-pihak terkait selain itu diharapkan ikut bahu-membahu bekerjasama dengan TNI dalam upaya percepatan pembangunan yang dilaksanakan pada kegiatan TMMD kali ini. Sasaran TMMD ke-97 sendiri terdiri dari sasaran fisik dan non fisik. Adapun sasaran fisik berupa pembangunan Pendalaman Waduk Ds. Ngabetan, Pembuatan gapura perbatasan desa ngabetan dengan desa cagak agung, peningkatan jaringan irigasi skunder, pembuatan gapura perbatasan desa ngabetan dengan desa kambangan serta sasaran tambahan yaitu pembuatan jaringan irigasi tingkat usaha tani, pembuatan jaringan irigasi desa dan pembuatan MCK dan tempat wudhu mushola Nurul Huda.sedangkan untuk sasaran Non fisik adalah daidakannya berbagai penyuluhan kepada masyarakat antara lain penyuluhan keagamaan, Narkoba, Wawasan kebangsaan, Hukum, pemanfaatan sanitasi maupun pemanfaatan pekarangan. Selesai Upacara Pembukaan Bupati bersama beberapa tamu undangan meninjau stan bazar penjualan produksi kerajinan maupun produksi pangan khas kota Gresik yang berada di lapangan Kabupaten. Upacara diikuti oleh sekitar 500 Orang terdiri dari Gabungan TNI Satgas TMMD ke-97, Polres Gresik, Gabungan Satpol PP/Dishub, Gabungan Perangkat desa, Toga, Tomas serta Pelajar di Wilayah Kab. Gresik. Adapun yang hadir pada Upacara tersebut antara lain Aster Kasdam V/Brw, Kasrem 084/Bj, Wairdam V/Brw, Pejabat Muspida dan Muspika Kab. Gresik (Penrem084/TI).